Faktor – faktor yang Berpengaruh dalam Tidur


https://i0.wp.com/data.whicdn.com/images/31262315/Foto-Bayi-Tidur-Lucu_large.jpgSetiap individu tentu pernah merasa mengantuk. Obat untuk menghilangkan rasa kantuk itu tentulah dengan tidur. Tetapi pembaca tidak bisa tidur di sembarang waktu dan tempat. Postingan HealtHidayah kali ini akan membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tidur, yang semoga bermanfaat bagi pembaca.

Usia/ tingkat perkembangan

Faktor yang pertama adalah usia atau tingkat perkembangan. Kebutuhan tidur seseorang berbanding terbalik dengan usianya. Contohnya saja bayi yang baru lahir membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak dari waktu terjaganya (16-20 jam tidur). Anak usia toodler (1-3 tahun) membutuhkan waktu untuk tidur 10-14 jam dalam sehari, 8-10 jam untuk remaja dan terus berkurang kebutuhannya sejalan dengan bertambahnya usia.

Penyakit fisik

Seseorang yang menderita gangguan pernafasan atau penderita jantung koroner, sering terbangun dari tidurnya di malam hari karena nyeri atau sesak nafas. Ini tentu akan menggangu pola tidur orang tersebut. Atau seseorang yang sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil (nokturia). Perlu ada persiapan sebelum tidur seperti meminum obat antidiuretik agar mencegah keinginan buang air kecil.

Obat-obatan

Sudah disinggung sedikit di atas beberapa obat dapat membantu mencegah gannguan saat tidur seperti antidiuretik, meski ini tidak berpengaruh langsung terhadap tidur. Beberapa obat yang dapat menyebabkan seseorang sulit tidur atau terjaga antara lain obat-obatan golongan hipnotik, diuretik, antidepresan, kafein, beta-adrenerjik bloker dan alkohol. Sedangkan obat-obatan yang menyebabkan kantuk antara lain obat-obatan golongan benzoazepin, narkotik(Opiat), antihistamin dan Nasal dekongestan.

Gaya hidup

Faktor lain yang ikut berpengaruh dalam pola tidur adalah gaya hidup. Rutinitas harian seperti perubahan shift/ jam kerja terutama di malam hari pasti mempengaruhi jam biologisnya. Yang berarti merubah pola tidur seseorang.

Stres emosional

Pernahkah pembaca merasa “galau” yang kemudian menjadi susah tidur? Keadaan emosional seseorang juga sangat berpengaruh terhadap tidurnya. Seseorang yang cemas dan depresi akan lebih sulit untuk jatuh tidur daripada yang tidak.

Lingkungan

Lingkungan yang tidak nyaman seperti terlalu panas atau berisik dapat berakibat sulitnya seseorang untuk jatuh tidur atau sering terjaga. Ada juga beberapa individu yang merasa mudah jatuh tertidur saat cahaya lampu yang gelap, tetapi ada juga yang justru kesulitan untuk tidur saat gelap.

Nutrisi

Beberapa makanan dapat menyebabkan seseorang lebih mudah tertidur, seperti susu. Ini karena susu mengandung protein yang didalamnya terkandung serotonin. Substansi ini menyebabkan seseorang lebih mudh tertidur. Selain itu, makanan yang tinggi magnesium dan kalsium juga dapat mempermudah seseorang jatuh tidur.

Aktivitas fisik & kelelahan

Aktivitas fisik yang cukup disaat terjaga akan meningkatkan keinginan dan kualitas tidur seseorang. Kelelahan juga berpengaruh terhadap kualitas tidurnya.

Motivasi

Dorongan atau keinginan untuk mempertahankan keadaan tetap terbangun. Misalnya saja saat belajar sehari sebelum ujian, banyak orang yang tetap terjaga untuk belajar meskipun sudah melebihi waktu biasanya terbangun. Ini karena ada dorongan kuat yang menekan sensor mengantuk, sehingga seseorang tersebut dapat terjaga lebih lama dari biasanya.

Itu tadi beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tidur seseorang. Banyak hal yang mungkin bisa diambil manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari.

‘’kita hidup bukan hanya untuk tidur, tetapi kita harus tidur untuk tetap tidur”

Semoga bermanfaat!

2 responses

  1. saya mempunyai saudara yang umurnya baru sekitar 6 tahun, dia hidup bersama abang-abangnya yang biasa tidur di atas jam 10 malam. Anak ini juga ikut-ikutan tidur malam. Apakah baik buat dia?

    1. sesuai yg sudah djelaskan di atas bahwa kebutuhan tidur berbanding terbalik dg usia. kebutuhan tidur anak berbeda dg dewasa.
      bila anak mengikuti kebiasaan tidur orang dewasa tentu saja akan berpengaruh buruk dengan kesehatannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: